Masa Sebelum Kenabian
Manusia pada abad ke-6 dan ke-7 masehi, hidup dalam kegelapan dan kebodohan, ketika telah tersebar merata paganisme, khurafat, fanatisme kebangsaan, rasialisme dan kesenjangan antara tingkatan kehidupan manusia dalam tatanan sosial kemasyarakatan dan politik serta penyimpangan-penyimpangan yang sangat jauh dari fitrahnya mereka. Kemudian semua pemikiran dan ajaran yang membawa kepada perbaikan manusia baik yang datang dari para Nabi dan Rasul yang diturunkan kepada mereka ataupun dari para tokoh cendikiawan dan ahli hikmah yang masih berada diatas fithrohnya yang benar telah tersimpangkan dan dibuang jauh-jauh dari kehudupan mereka, sehingga benar-benar mereka menjadi masyarakat yang rusak dan jauh dari kebenaran. Keadaan ini merata kecuali pada sekelompok ahli kitab yang masih berpegang teguh dengan agama mereka yang benar dan belum tersimpangkan, namun mereka inipun telah habis seluruhnya atau sebagian besarnya menjelang kenabian Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Hal ini digambarkan oleh Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam dalam sabdanya: